Pengalaman Menulis di IDN Times, Antara Aku dan Orang Lain

unsplash.com/Glenn Carstens-Peters

Bulan Maret 2018 adalah awal pertama kalinya aku menulis di IDN Times sebagai community writer. Saat itu aku dilanda keputusasaan karena adsense blog-ku ditolak dan belum memenuhi syarat. Sedangkan aku ingin sekali segera menghasilkan uang sendiri demi menghidupi hari-hariku sebagai anak kos.

Melihat peluang dengan menulis di IDN Times dapat menghasilkan uang, aku pun tertarik. Dimulailah perjalanan menulisku dengan berbekal pedoman menulis dari IDN Times. Awalnya memang tidak berjalan mulus, artikel pertamaku gagal rilis. Aku pun mencoba lagi, dengan sebelumnya aku mencari tahu terlebih dahulu apa kesalahanku. Apakah materiku kurang menarik? Apakah artikelku serupa dengan artikel lain yang sudah rilis? Well, perlahan-lahan aku pun dapat menemukan sendiri kesalahanku dan memperbaikinya.

Saat artikelku pertama kali rilis, jangan dikata, senangnya bukan main. Apalagi ketika melihat jumlah views-nya yang banyak sekali, seakan-akan diri ini makin terpacu untuk menulis dan menulis. Secara pribadi, aku merasa dengan dibacanya artikelku oleh orang banyak seperti aku mendapatkan pengakuan diri bahwa dibalik kepribadian introvertku aku mampu berkarya dengan bakat tersembunyiku, menulis. Tak hanya itu, bahagia pula rasanya ketika artikelku disukai dan dikomentari oleh orang lain.

unsplash.com/Franciele Cunha

Menulis di IDN Times itu menyenangkan. Aku merasa lebih cocok dengan gaya penulisan artikel mereka karena lebih clean and clear. LOL. Maksudku, mereka juga mempertimbangkan estetika judul artikel dengan menggunakan etika penulisan huruf judul yang benar. Setidaknya seperti itu menurut penilaianku. IDN Times juga menyediakan beragam event dan promo melalui tagar (#) bagi community writer untuk mendapatkan poin, contoh: #GirlThing atau #MasakItuGampang. Jadi kamu punya banyak pilihan sesuai dengan selera atau minat tulisanmu.

Awalnya jadwal menulisku di IDN Times tidaklah selalu teratur karena saat itu aku juga masih mengurusi skripsiku. Jadi poin yang aku kumpulkan pun juga tidak sampai membuatku dapat bayaran 1 juta. LOL. Kini, aku sudah mulai teratur menulis serta poin dan peringkatku juga meroket tajam. Syukurlah. (ALERT: BUKAN PAMER LOL)

unsplash.com/Huyen Nguyen

IDN Times merupakan platform berita dengan gaya milenial jaman sekarang. Tidak hanya melulu berita 'serius' seperti politik, kriminalistas, hukum, dsbnya, mereka juga menyediakan berita-berita viral atau hal-hal soal kehidupan yang menginspirasi kaum muda dengan gaya penulisan yang singkat, padat, dan menarik. Maka tak heran bila platform ini begitu populer dan digandrungi kalangan anak muda jaman sekarang.

That's it! Any questions? Lemme know in the comment section.

Comments

Popular Posts